Keunggulan Negara Uni Eropa

Apa itu negara Uni Eropa? Negara ini biasa disebut sebagai European Union atau yang biasa disingkat EU. Perkumpulan ini merupakan organisasi supranasional dan antarpemerintah yang terdiri dari 27 jumlah negara di kawasan Eropa, setelah Inggris menyatakan diri keluar dari organisasi tersebut di 31 Januari 2020 lalu. Organisasi Uni Eropa ini memiliki sejarah asal muasal terciptanya, hingga didirikan untuk mencapai keuntungan tertentu bagi para negara-negara anggotanya, serta tak lupa juga bagi negara lain di luar organisasi Uni Eropa ini.

Sejarah Terbentuknya Negara Uni Eropa

Kesatuan Uni Eropa ini dibentuk sejak 7 Februari 1992 yang ditandai dengan penandatanganan traktat Maastricht di Belanda. Ide dalam pembentukan Uni Eropa ini dibentuk atas gagasan dari Robert Schuman dalam menciptakan gagasan pembentukan suatu kelompok demi kepentingan bersama demi perbaikan negara Eropa pada tanggal 7 Februari 1992. Sedangkan tanggal 9 Februari diperingati sebagai “Schuman Day” sebagai peringatan akan gagasan Robert Schuman akan idenya dalam membentuk komunitas batu bara dan baja.

Persatuan negara ini terdorong atas berbagai dampak besar pada negara-negara Eropa akibat dari Perang Dunia II atau Perang Eropa yang telah membawa dampak sangat mengerikan bagi dunia secara luas. Khususnya negara-negara Eropa mengalami penurunan drastis dalam ekonomi hingga menjadi mengalami depresi seputar ekonomi yang cukup menyedihkan. 

Kalimat Uni tersebut memiliki arti sebagai gabungan di antara dua atau lebih negara atas kesamaan memiliki satu raja yang sama. Hanya negara-negara tersebut mengalami perbedaan di dalam bentuk lainnya diantara negara-negara tersebut, seperti bentuk perbatasan, sistem hukum, dan kepentingan masing-masing antar negaranya. Maka dari itu tujuan dari pembentukan organisasi kesatuan negara-negara Eropa ini memiliki tujuan besar dalam mencegah terjadinya perselisihan yang dapat menimbulkan peperangan besar seperti yang sudah pernah terjadi, dan sangat merugikan banyak pihak di masa depan.

Informasi Akan Uni Eropa

Organisasi Uni Eropa ini berpusat di Brussel, Belgia. Mereka menggunakan bendera yang memiliki dua belas bintang berwarna kuning yang membentuk lingkaran di atas warna biru. Sebagai bentuk peran aktifnya organisasi ini di mata dunia, bendera ini wajib untuk dikibarkan bersama dengan aneka macam bendera nasional dari banyak negara di acara pertemuan antar negara, atau tempat-tempat pusat kantor aktivitas kerja sama antar negara. Bahasa resmi yang digunakan dalam organisasi ini adalah Bulgaria, Czech, Denmark, Belanda, Inggris, Estonia, Finlandia, Perancis, Gaelic, Jerman, Yunani, Hungaria, Italia, Latvia, Lithuania, Malta, Polandia, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol dan Swedia. Wilayah Uni Eropa ini memiliki wilayah seluas 4.324.782 km.

Dalam hal berkomunikasi antar negaranya, organisasi ini terhubung dari 238 juta sambungan telepon tetap diantaranya menurut data yang terkumpul di tahun 2005, 247 juta penggunaan internet sebagai sarana penghubungnya yang terdata di tahun 2006, 466 juta sambungan telepon seluler menurut data di tahun 2005, serta bandar udara yang berjenis 3.393 unit banyaknya. Dalam segi transportasi diantaranya terdiri dari dua jenis kendaraan. Yaitu melalui 236.436 km jauhnya jaringan kereta api, serta 5.629.163 panjang jarak jalan raya utamanya.

Keunggulan Organisasi Uni Eropa Bagi Anggotanya

Organisasi Uni Eropa ini bermanfaat bagi meningkatkan sumber daya utama alam yang berada di wilayah Eropa seperti biji besi, gas alam, minyak, batu bara, tembaga, timah, seng, bauksit, uranium, potas, garam, tenaga air, kayu, dan ikan bagi seluruh anggotanya. Tidak hanya itu, persatuan negara ini juga mengutamakan bidang ekspor utamanya seputar mesin dan peralatan, kendaraan bermotor, bahan bakar, besi dan baja, bahan metal non-besi, bubur kayu dan kertas, tekstil, daging, susu, serta produk diversifikasi seperti ikan dan minuman beralkohol. Organisasi Uni Eropa ini juga terkenal dalam bidang impor utamanya yaitu perkakas mesin, kendaraan bermotor, pesawat terbang, plastik, minyak mentah, bahan kimia, tekstil, metal, bahan makanan dan pakaian.

Persatuan antar banyak negara Eropa dalam organisasi ini juga membuat tali persahabatan diantara ke 27 negara Eropa ini menjadi lebih erat. Hubungan antar negara pun berubah menjadi lebih aman tanpa ada kemungkinan besar muncul persaingan sebagai negara-negara yang bermusuhan atau saling mencurigai satu sama lain. Dalam perkembangannya hingga masa kini, negara yang menjadi anggota dari Uni Eropa turut serta mengadakan pembahasan akan aneka masalah yang dialami bersama. Berbagai pembahasan dilakukan mengenai topik-topik besar seperti masalah sosial, ekonomi, dan sebagainya. Hingga membahas mengenai kasus terkini yang sedang dialami sebagai bencana oleh banyak negara akibat dari penyakit Corona.

Perundingan akan masalah yang dialami Uni Eropa ini juga memberi tambahan tenaga minyak yang dicontohkan dalam produk olahan kelapa sawit sebagai sumber bahan bakar yang banyak dibutuhkan di negara-negara Eropa. Akibat dari begitu besarnya kebutuhan akan minyak ini bagi negara-negara Uni Eropa, banyak negara yang tergabung di kawasan Uni Eropa perlu untuk mengubah lahan pertaniannya sehingga dikonversikan menjadi lahan untuk menanam minyak nabati. Jumlah lahan yang tidak besar dapat mengganggu pertahanan kebutuhan pangan dan kebutuhan lahan untuk mengembangkan bidang usaha lainnya yang menjadi produksi utama dari negara-negara Uni Eropa.

Keunggulan Organisasi Uni Eropa Bagi Negara Lain

Perundingan dari organisasi Uni Eropa ini pun menghasilkan komunitas batu bara dan baja yang dikenal dengan nama ECSC (European Coal and Steel Community) yang dibentuk pada tanggal 9 Mei 1950. Dimana gagasan yang dicetuskan oleh Robert Schuman ini telah disetujui oleh banyak negara seperti Belgia, Perancis, Jerman, Italia, Luksemburg serta Belanda.

Perundingan dari Uni Eropa ini juga menghasilkan kesepakatan Schengen Agreement yang berisi kesepakatan dalam penghapusan secara bertahap akan pemeriksaan perbatasan di antara beberapa wilayah Eropa dan lebih menjamin akan kebebasan manusia dalam perpindahan domisili dan dapat bebas bergerak ke wilayah manapun. Kesepakatan ini berlaku bagi negara-negara yang bergabung dengan Uni Eropa maupun warga negara di luar Uni Eropa. Organisasi ini juga turut memberi respon akan berbagai kejadian besar yang menarik perhatian dunia yang terjadi di luar wilayah negara-negara yang bergabung ke dalam organisasi tersebut, seperti turut serta mengecam negara Turki atas perubahan yang dilakukan dalam status kasus bangunan Hagia Sophia.

Berkat terbentuknya organisasi Uni Eropa ini, berbagai negara luar dapat lebih mudah untuk menyalurkan bahan impornya seperti minyak maupun hasil pertanian lain ke negara yang tergabung kedalam organisasi Uni Eropa. Dimana umumnya kawasan lahan pertanian di negara-negara ini seringkali kurang maksimal untuk dapat mencukupi segala keperluan utama masyarakatnya. Sehingga jalur impor dianggap sebagai jawaban yang lebih baik dalam menyelesaikan masalah ini. Dibanding bila membuang-buang waktu memaksakan diri untuk memperoleh hasil yang kurang maksimal dari mengusahakan lahan pertanian di wilayah kawasan negara-negara Uni Eropa itu sendiri. Negara pengimpor bahan hasil pertanian ke Uni Eropa juga dapat menerima keunggulan dari negara-negara Uni Eropa seperti contohnya dalam bidang teknologi, mesin, dan pengolahan akan minyak menjadi bahan bakar untuk tenaga mesin.