Alasan Jerman Menjadi Negara Uni Eropa Maju

 

Jerman adalah negara dengan ekonomi terbesar yang ada di Eropa, dan juga negara PDB terbesar keempat yang ada di dunia, dan pendapatan nasional bruto mereka terbesar kelima di dunia tahun 2008. Sejak era industrialisasi dan juga kapitalisme industri, negara ini menjadi negara yang berhasil menjadi motor, dan pengelolaan ekonomi. Jerman adalah negara eksportir terbesar kedua dunia, sejak tahun 2011 dengan nilai 1,409 triliun dolar AS.

Jerman sendiri merupakan negara yang paling padat penduduknya di kawasan Uni Eropa, memiliki salah satu perekonomian terbesar yang ada di dunia dan memiliki peran yang sangat penting bagi dunia internasional yang terus bertumbuh sejak reunifikasi. Negara ini akhirnya didaulat sebagai negara terbaik di dunia.

Alasan Jerman Menjadi Negara Uni Eropa Maju

Berdasarkan dengan laporan World Economic Forum (WEF) di Davos, Switzerland, negara Jerman adalah sebuah negara yang telah berhasil mengalahkan 59 negara lainnya sebagai salah satu negara terbaik yang ada di dunia. Jerman sendiri menduduki peringkat pertama setelah berhasil memperoleh skor tertinggi yang ada berhasil dihitung berdasarkan dengan beberapa kategori yaitu adventure, kewarganegaraan, pengaruh kebudayaan, peninggalan sejarah, perpindahan, keterbukaan bisnis, kekuatan dan juga kualitas hidup.

Kekalahan dalam dua perang dunia yang terjadi apda abad ke-20 membuat negara ini kemudian terbagi, dan reunifikasi terjadi pada tahun 1990 setelah runtuhnya negara komunis Jerman Timur. Jerman adalah negara dengan demokrasi parlementer. Di samping itu, Jerman menganut ekonomi dalam pasar sosial, yaitu kapitalisme pasar terbuka yang juga membawa sebuah jaminan pelayanan sosial tertentu.

Ekonomi Jerman juga merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Tidak hanya itu saja, Sektor jasa yang meliputi telekomunikasi, perawatan kesehatan serta pariwisata, memiliki kontribusi yang cukup besar untuk perekonomiannya dari negara tersebut. Tidak hanya itu, industri dan pertanian merupakan salah satu dari sektor ekonomi penting yang lainnya. Jerman juga memiliki tenaga kerja yang sangat terampil dan juga makmur. Berikut ini adalah beberapa faktor yang membuat negara Jerman menjadi negara paling disegani di kawasan Uni Eropa.

Pendapatan Perkapita

Pendapatan perkapita dari masyarakat jerman sendiri di ketahui yaitu Rp 521.070.725/tahun atau setara dengan Rp 43 juta untuk bulannya. Hal ini menjadikan jerman sebagai salah satu Negara dengan pendapatan perkapita terbesar ke-4 yang ada di dunia.

Sains dan Teknologi

Pencapaian negara Jerman di dalam bidang sains mempunyai sebuah pengaruh signifikan bagi perkembangan dunia. Penghargaan Nobel telah banyak diberikan pada 103 orang Jerman. Para peneliti Jerman juga telah banyak mendapatkan Nobel di bidang sains, di antaranya di dalam bidang : Fisika, Kimia, dan fisiologi atau pun juga kedokteran.

Jerman juga menjadi salah satu negara yang ada dari berbagai penemu dan juga insinyur, seperti Johannes Gutenberg (penemu mesin cetak), dan Konrad Zuse penemu komputer digital otomatis pertama. Jerman juga kampung halaman dari berbagai ilmuwan paling terkenal di dunia salah satunya adalah Albert Einstein.

Transportasi

Dengan posisinya yang berada di tengah-tengah Eropa, Jerman merupakan penghubung dari transportasi. Hal ini dapat dilihat dari jaringan transportasinya yang begitu rumit dan juga sangat modern. Jaringan jalan tol disana juga merupakan tol terpanjang ketiga di dunia dan juga terkenal karena tidak memiliki batas kecepatan. Jerman juga mempunyai sebuah jalur kereta api cepat. Jaringan Inter City Express atau ICE yang melayani rute kota-kota besar di Jerman beserta destinasi lainnya yang ada di negara-negara tetangga dengan kecepatan yaitu sampai 300 km/jam.

Sektor Ekonomi

Sebelumnya di atas sudah kita bahas bahwa negara Jerman adalah Negara dengan ekonomi terbesar dan terkuat yang ada di eropa. Sektor jasa berkontribusi di ketahui sekitar 71% total PDB, industri 28%, dan pertanian 1%.

Tingkat Pengangguran

Jerman salah satu negara yang mempunyai tingkat pengangguran yang cukup rendah, rata-rata negara ini pada data (Mei 2012) sekitar 6,7%. Tingkat pengangguran resmi di negara ini juga memasukkan orang-orang yang bekerja paruh-waktu yang sedang mencari pekerjaan penuh (full-time job). Tingkat pengangguran rata-rata tidak resmi negara ini yaitu sekitar 5.7% tahun 2011.

Pendidikan

Lebih dari 99% penduduk Jerman dari usia 15 tahun ke atas bisa membaca dan juga dapat menulis. Pendidikan tingkat taman kanak-kanak disana sudah tersedia untuk semua anak umur 3-6 tahun, tapi hal tersebut memang tidak wajib.

Setelah itu, anak akan mendapatkan pendidikan wajib yaitu paling minimal 9 tahun. Lama pendidikan dasar di negara ini yaitu berkisar 4-6 tahun. Berikutnya, pendidikan menengah akan tersedia dalam 3 macam: Gymnasium untuk mereka yang ingin mempersiapkan siswa menuju universitas, Realschule, dan juga Hauptschule untuk siswa sekolah kejuruan.

Universitas-universitas yang terdapat di Jerman dikenal internasional, dengan 6 universitasnya yang masuk ke dalam 100 universitas besar di dunia. Kebanyakan universitas yang ada di Jerman adalah universitas negeri, dengan uang kuliahnya yaitu hanya sekitar Rp 951.000 per semester. Maka, pendidikan menjadi sangat terjangkau bagi hampir semua penduduk yang ada di Jerman.

Memiliki kualitas pendidikan yang diakui dunia

Berdasarkan dengan data, pada saat ini di Jerman terdapat lebih dari 390 universitas negeri yang juga telah diakui oleh dunia dan tersebar di lebih dari 170 tempat di Jerman. Kualitas pendidikan yang ada di Jerman tentunya tidak perlu dipertanyakan lagi, karena sebagaimana dengan yang kita telah ketahui Jerman merupakan sebuah rumah dari penemu, penyair, dan juga pemikir ternama yang ada di dunia.

Daftar tersebut juga tentunya masih belum lengkap karena secara keseluruhan ternyata ada 68 peraih hadiah Nobel dari Jerman yang ada di bidang ini. Belum lagi nama-nama seperti Immanuel Kant, Hegel dan juga Goethe, Adorno, Heine dan Bach, Brecht, Beethoven, dan Brahms yang merupakan penyair dan pemikir yang berasal dari Jerman. Banyak gagasan dan juga berbagai inovasi yang muncul dari universitas di Jerman.

Biaya hidup yang relatif murah

Di semua universitas yang ada di Jerman, setiap mahasiswa nantinya akan diharuskan membayar iuran semester sebesar 200 Euro atau sekitar (2 juta Rupiah) per semesternya. Melalui iuran tersebut kamu nantinya akan di dapatkan kartu Semesterticket yang bisa di gunakan untuk naik transportasi umum secara gratis.

Hal ini tentu akan memudahkan banyak pelajar yang ada di sana selama studi. Menurut statistik, mahasiswa di Jerman rata-rata hanya memerlukan 800 Euro (13 juta Rupiah) setiap bulannya untuk keperluannya selama studi di negara Jerman.

Demikian itulah beberapa alasan kenapa Jerman menjadi negara paling maju di kawasan Uni Eropa. Ada berbagai faktor yang membuat negara Jerman menjadi negara paling maju salah satunya adalah pendapatan, ekonomi serta pendidikan. Semoga dengan artikel ini dapat menambah wawasan anda tentang negara-negara yang ada di kawasan Uni Eropa. Terimakasih.